Rabu, 28 November 2012

Asal Usul dan Kandungan Lidah Buaya "Aloe Vera"


Asal-usul Lidah Buaya

Lidah buaya dalam bahasa latin ialah  “Aloevera Barbadensis Miller” atau yang lebih dikenal dengan nama “Aloe Vera”. Lidah buaya merupakan jenis tanaman berduri yang hanya tumbuh di daerah kering di benua Afrika. Lidah buaya sebenarnya telah dikenal sejak ribuan tahun lalu, karena tanaman ini memiliki khasiat dan manfaat yang dapat dipergunakan untuk kesehatan. Fakta lain mengatakan bahwa bangsa Mesir Kuno telah lama mengetahui manfaat dan khasiat dari lidah buaya sebagai tanaman kesehatanan dan hal itu terjadi sejak tahun 1500 SM. Tidak hanya Mesir yang mengetahui khasiat tanaman ini, tepatnya di Zaman Yunani kuno ada seorang dokter bernama Discordes yang menyatakan bahwa tanaman lidah buaya dapat menyembuhkan beragam jenis penyakit yang diderita oleh tubuh.

Kandungan Lidah Buaya

Lidah buaya atau dengan kata lain “aloe vera” jenis tanaman berduri yang memiliki banyak kandungan gizi yang diperlukan tubuh manusia. Komponen lidah buaya yang berbentuk gel sebagian besarnya ialah air dengan persentasenya mencapai 99,5% sedangkan untuk total padatan terlarutnya ialah 0,49%, lemak 0,067%, karbohidrat 0,043%, protein 0,038%, vitamin 0,49%. Untuk kandungan vitamin yang paling tinggi ialah vitamin C dengan total 3,476mg. (Furnawanti, 2002)

Tanaman lidah buaya hanyalah sebagian kecil dari 10 tanaman terpopuler di dunia yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri. Di dunia ini ada sekitar 200 jenis lidah buaya yang diketahui. Dari 200 jenis tanaman lidah buaya tersebut hanya jenis “Aloevera Barbadensis Miller” saja yang dapat dipakai untuk pengobatan. Jenis ini setidaknya mengandung 72 zat yang dibutuhkan tubuh manusia. Ke 72 zat itu terdapat 18 macam asam amino, karbohirat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormone, dan zat golongan obat. Zat golongan obat sendiri ialah antibiotic, antiseptic, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar