di Banjar "almarhum" dibilang "arwah"
arwah datang mencium dupa
janganlah risau dan gundah
karna rindu bumbu cinta
anak bayi lagi makan
makannya jam delapan
boleh kita berbanyak teman
jangan hati berpindah haluan
pergi berburu ke padang datar
dapat rusa belang kaki
takkan lari gunung dikejar
dia rindu pasti mencari
ada es krim bertoping cery
belinya di kota Paris
tak perlu lari untuk mencari
karena rindu berbuah manis
ada permen disebut gula batu
rasanya manis seperti madu
sudah menahun tak bertemu
terasa sakit menahan rindu
di televisi ada banyak berita
beragam politik dan juga seni
ku tak mengerti apa itu cinta
karena tidak ada kau disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar